
KETAPANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Ketapang dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kepastian ini disampaikan oleh pihak Hiswana Migas bersama Pemerintah Kabupaten Ketapang usai melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait.
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan selama Ramadan hingga Lebaran, seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Ketapang diminta memperpanjang jam operasional.
“SPBU akan buka sampai malam hingga menjelang Lebaran,” demikian disampaikan dalam hasil koordinasi tersebut.
Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat tetap mudah mendapatkan BBM serta menghindari antrean panjang di SPBU.
Selain itu, distribusi BBM dan LPG di wilayah Ketapang juga dipastikan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kondisi ini membuat pasokan energi tetap stabil meski terjadi peningkatan konsumsi menjelang hari raya.
Pemerintah turut mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, karena stok yang tersedia dinilai cukup hingga setelah Lebaran.
Dengan jaminan ketersediaan ini, masyarakat diharapkan dapat menjalani Ramadan dan menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran akan kelangkaan BBM