
Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, memaparkan visi dan misi pembangunan daerah untuk periode 2025–2029 dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam menyusun arah kebijakan pembangunan daerah dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, guna memastikan program yang dirancang selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam pemaparannya, Romi menegaskan bahwa pembangunan ke depan harus dirancang secara terarah, terukur, dan berkelanjutan. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi daerah, serta percepatan pembangunan infrastruktur secara merata.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat dalam mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Kayong Utara.
Romi menegaskan, keberadaan proyek strategis di Pulau Penebang menjadi satu diantara faktor penting yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah hingga mencapai 5,89 persen pada tahun 2025, tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Selain itu, ia juga menyoroti kontribusi Proyek Strategis Nasional (PSN) terhadap capaian tersebut, sekaligus menjadi peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih luas di masa mendatang.
“Keberadaan Proyek Strategis Nasional di Pulau Penebang berkontribusi pada pencapaaian angka pertumbuhan ini dan tentunya kita berharap ekonomi di Kabupaten Kayong Utara akan terus tumbuh di dukung oleh sektor-sektor lainnya,” jelasnya.
Menurutnya, ke depan pemerintah daerah akan terus mendorong agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya bergantung pada satu sektor, tetapi juga diperkuat oleh sektor-sektor potensial lainnya.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berharap dapat menyusun perencanaan pembangunan yang lebih terarah, partisipatif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.