
JAKARTA – Atlet muda asal Kabupaten Ketapang kembali mengukir prestasi di kancah nasional. Realino Brendisi Ballo, siswa kelas 3 SMP Negeri 5 Ketapang, berhasil meraih medali emas pada ajang Jakarta Boxing League (JBL) 2026. Ia tampil sebagai Juara 1 kelas terbang junior 52 kilogram dalam partai final yang digelar Minggu (24/5/2026) malam.
Kemenangan Realino Ballo di Jakarta
Pada laga penentuan, Realino yang akrab disapa Ballo tampil percaya diri sejak ronde pertama. Ia mengalahkan petinju asal DKI Jakarta, Ghazi Thufail Azam Marhamzah, melalui kemenangan angka mutlak 3–0. Karena hasil tersebut, Kalimantan Barat patut berbangga. Pada kejuaraan nasional untuk atlet usia 14–16 tahun ini, kontingen Kalbar hanya mengirim satu petinju dan langsung pulang dengan medali emas.
Pelatih tinju asal Ketapang, Damianus Yordan, yang mendampingi Ballo ke Jakarta menyebut capaian ini sebagai bukti bahwa pembinaan atlet di daerah tetap bisa berbuah manis meski dengan keterbatasan anggaran. Selain itu, ia menilai kerja keras atlet dan tim pelatih menjadi faktor penting di balik keberhasilan ini. “Kalbar hanya mengirim satu petinju karena keterbatasan anggaran di Perbati. Namun hasilnya maksimal dengan meraih satu medali emas,” ujarnya.
Peluang Masuk Tim Nasional
Lebih lanjut, Damianus menjelaskan bahwa kemenangan di Jakarta Boxing League membuka peluang Ballo untuk masuk program pembinaan nasional. Setelah pertandingan, ia mendapat informasi dari Sekretaris Jenderal Perbati, Hengky Silatang, mengenai kesempatan bagi atlet Kalbar tersebut untuk mengikuti seleksi tim nasional kelompok usia 15–17 tahun. Dengan adanya peluang ini, karier Ballo di dunia tinju diharapkan dapat terus berkembang.
Damianus menambahkan, sebelumnya petinju Kalbar lainnya, Irnanda Firnanda, juga sudah mendapat kesempatan menjalani pemusatan latihan di Jakarta setelah meraih medali emas pada seleksi nasional beberapa bulan lalu. Rangkaian pencapaian ini menunjukkan bahwa petinju muda Kalbar memiliki potensi besar jika mendapatkan dukungan dan pembinaan yang berkelanjutan.
Pada akhirnya, ia berharap keberhasilan para atlet tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. Dukungan yang lebih kuat dari Pemkab Ketapang sangat dibutuhkan agar cabang olahraga tinju dan olahraga berprestasi lainnya dapat terus berkembang. “Semoga prestasi ini menjadi perhatian bagi Pemkab Ketapang untuk terus mendukung cabang olahraga yang mampu berprestasi di tingkat daerah maupun nasional,” tutup Damianus.
Prestasi petinju muda Ketapang seperti Realino Ballo membuktikan bahwa atlet dari daerah juga mampu bersaing dan meraih emas di level nasional