
Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di lapangan. Salah satunya dilakukan Polsek Matan Hilir Utara (MHU) dengan menghadiri sekaligus memantau proses panen jagung hibrida di lahan milik PT. KALE (FR Group) di Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Selasa (7/7/2026) sore.
Panen jagung berlangsung di lahan seluas 1 hektare. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Matan Hilir Utara, IPTU Ruswanto, bersama perwakilan perusahaan.
Proyeksi Hasil Panen Capai 6,4 Ton per Hektare
Dalam kegiatan tersebut, Polsek bersama pihak perusahaan melaksanakan pengubinan untuk memperkirakan hasil panen. Dari sampel lahan berukuran 2,5 meter x 2,5 meter, diperoleh hasil sekitar 4 kilogram. Dengan demikian, total produksi jagung hibrida diproyeksikan mencapai sekitar 6,4 ton untuk lahan seluas 1 hektare.
Hasil pengecekan juga menunjukkan kadar air jagung saat ini berada pada kisaran 24 persen. Oleh karena itu, jagung masih memerlukan proses pengeringan sebelum siap dipasarkan.
Proses panen diperkirakan berlangsung selama dua hari ke depan.
Polri Hadir Dukung Sektor Pertanian
Kapolsek Matan Hilir Utara, IPTU Ruswanto, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Selain itu, kehadiran Polri juga bertujuan mendorong sinergi antara dunia usaha dan masyarakat.
“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi bersama perusahaan dan masyarakat, diharapkan hasil pertanian semakin meningkat. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Ketapang.
Baca juga:
Cargill dan Pemkab Ketapang Bersinergi Bangun 25 Desa, Jangkau 30.000 Penerima Manfaat