
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan duka cita atas meninggalnya Taufik Hidayat, korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Pelang, Kabupaten Ketapang.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, Alexander turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, serta diterima seluruh amal ibadahnya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan,” ujar Alexander, Rabu (5/8/2026).
Bupati Ketapang Ajak Masyarakat Waspada Karhutla
Alexander mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, karhutla tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa sehingga pencegahannya harus menjadi tanggung jawab bersama.
Penanganan Karhutla Terus Dilakukan
Pemerintah Kabupaten Ketapang terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, serta berbagai pihak terkait untuk menangani kebakaran yang terjadi. Selain upaya pemadaman, tim gabungan juga melakukan pencarian, evakuasi, dan langkah-langkah penanggulangan guna meminimalkan risiko korban.
Pemerintah Kabupaten Ketapang juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat kondisi cuaca kering yang berpotensi mempercepat penyebaran api.