
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Ketapang resmi menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada atlet, pelatih, dan staf kontingen yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Kalimantan Barat 2026. MoU ditandatangani di Pendopo Bupati Ketapang, Rabu (7/10/2026).
Langkah Pertama yang Bersejarah
Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyebut program perlindungan ini sebagai langkah baru yang baru pertama kali diterapkan bagi kontingen olahraga Ketapang — sebuah kemajuan nyata dalam pengelolaan olahraga daerah.
“Ini baru pertama kali dilakukan oleh KONI Ketapang dan merupakan sebuah kemajuan bagi olahraga Ketapang. Terima kasih kepada Ketua KONI dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah menginisiasi langkah baik ini,” ujar Alex.
Menurutnya, atlet tidak hanya membutuhkan pembinaan dan fasilitas latihan, tetapi juga jaminan ketika menghadapi risiko selama menjalani aktivitas olahraga. Dengan perlindungan ini, para atlet diharapkan dapat berlatih dan bertanding dengan lebih tenang serta berkonsentrasi memberikan prestasi terbaik bagi Ketapang.
Siap Lindungi Seluruh Kontingen
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ketapang, Dian Zulfikar, memastikan kesiapan pihaknya memberikan perlindungan kepada peserta yang terdaftar.
“Kalau terjadi apa-apa, BPJS Ketenagakerjaan siap memberikan perlindungan. Jadi, para atlet bisa fokus latihan dan bertanding,” ujar Dian.
Ketua KONI Ketapang, Theo Bernadhi, menjelaskan bahwa perlindungan mencakup tidak hanya atlet, tetapi juga pelatih dan staf kontingen yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan Porprov XIV Kalbar 2026.
“Kami masih dengan tagline KONI Rumah Bersama. MoU ini untuk mendorong dan menciptakan rasa aman bagi seluruh pegiat olahraga,” kata Theo.
Baca juga:
Untan Pasang Perangkat IoT Pemantau Karhutla di Ketapang, Data Real-Time Bisa Diakses Publik