
Pemerintah Kota Singkawang terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui implementasi delapan prioritas pembangunan pendidikan nasional. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan diraihnya 16 penghargaan pada ajang BPMP Award 2025, tertinggi di antara kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, Asmadi, mengatakan capaian ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pendidikan, meningkatkan mutu pembelajaran, serta memperluas akses pendidikan yang merata dan inklusif.
Menurutnya, implementasi kebijakan pendidikan dilakukan secara menyeluruh, mencakup pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan menengah, pendidikan kesetaraan, hingga layanan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
Asmadi menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga pendidik, hingga dukungan masyarakat. Meski demikian, tantangan di sektor pendidikan masih ada, terutama terkait keterbatasan anggaran dan pemerataan kualitas layanan.
Ke depan, Pemkot Singkawang akan terus fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, penurunan angka putus sekolah, serta penguatan layanan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pemerintah daerah berharap partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dapat terus mendorong pembangunan pendidikan sebagai fondasi utama dalam menyiapkan generasi masa depan yang unggul.