
PT BGA Group Region Sungai Rasau melalui program CSR PT ASM Region 7A menggelar kegiatan BGA Bina Desa di Desa Kendawangan Kanan, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kamis (15/10/2026). Bertema “Tumbuh dan Kuat Bersama dalam Harmoni”, kegiatan ini menghadirkan sembilan program sosial mulai dari bazar sembako murah, skrining stunting balita, edukasi kesehatan siswa, hingga perbaikan fasilitas sekolah.
100 Paket Sembako Ludes dalam Dua Jam
Salah satu kegiatan yang mendapat respons tinggi dari warga adalah bazar sembako murah. Sebanyak 100 paket yang disediakan untuk masyarakat Desa Kendawangan Kanan habis terjual dalam waktu sekitar dua jam.
Regional Head PT BGA Group Region 7A, Didik, menjelaskan bahwa program Bina Desa merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
“Melalui Bina Desa, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan manfaat yang bisa dirasakan secara langsung,” ujar Didik.
38 Balita Jalani Skrining Stunting
PT BGA Group juga menggelar pemeriksaan skrining stunting bagi balita. Sebanyak 38 balita mengikuti kegiatan tersebut — 24 di antaranya terindikasi mengalami stunting ringan dan mendapatkan intervensi gizi serta edukasi bagi orang tua.
“Anak-anak merupakan bagian penting dari masa depan masyarakat. Karena itu, edukasi mengenai gizi, kesehatan, dan pola hidup bersih perlu dilakukan sejak dini,” kata Didik.
100 Siswa Ikuti Edukasi PHBS
Program Bina Desa juga menyasar sekitar 100 siswa kelas I, II, dan III melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang dikemas dalam permainan edukatif. Materi mencakup enam langkah mencuci tangan menggunakan sabun dan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Perusahaan juga menyalurkan masker medis, tablet Vitacimin, serta satu set kotak P3K untuk fasilitas kesehatan sekolah.
Gotong Royong Benahi Fasilitas Sekolah
Selain program kesehatan, BGA Bina Desa mencakup kegiatan gotong royong berupa pemungutan sampah, pemotongan rumput, dan pengecatan tempat sampah, pagar, serta papan nama sekolah. Perusahaan juga menyalurkan material pendukung berupa cat tembok, cat besi, kuas, thinner, dan semen, serta bantuan air bersih untuk kebutuhan sanitasi sekolah.
Rangkaian kegiatan diawali senam bersama yang diikuti sekitar 250 peserta dari unsur perusahaan, guru, dan siswa, serta melibatkan pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama setempat.
“Bagi kami, tumbuh dan kuat bersama berarti perusahaan dan masyarakat dapat berjalan berdampingan, saling mendukung, serta menjaga hubungan yang baik,” pungkas Didik.
Baca juga:
Dua Kapal BBM Tiba di Ketapang, Bupati Alex Tinjau Jobber dan Desak Percepatan Distribusi