
Ketapang, Kalimantan Barat – Momentum Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, untuk mempererat silaturahmi dengan berbagai pihak. Pada hari pertama Lebaran, ia melakukan kunjungan ke jajaran Forkopimda serta tokoh masyarakat di Kabupaten Ketapang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari tradisi tahunan pemerintah daerah dalam menjaga hubungan harmonis antar unsur pimpinan daerah dan masyarakat. Kunjungan dilakukan ke sejumlah kediaman pejabat daerah serta tokoh-tokoh penting yang memiliki peran dalam pembangunan dan kehidupan sosial di Ketapang.
Rangkaian silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan nilai-nilai Idul Fitri sebagai momen saling memaafkan dan mempererat hubungan. Alexander Wilyo juga menegaskan bahwa Lebaran menjadi waktu yang tepat untuk membangun kembali kebersamaan dan memperkuat komunikasi antar elemen masyarakat.
Perkuat Sinergi Pemerintah dan Tokoh Daerah
Dalam kunjungannya, Bupati tidak hanya bersilaturahmi dengan unsur Forkopimda, tetapi juga menyambangi tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda. Kegiatan ini dinilai penting untuk menjaga sinergi dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif.
Interaksi langsung seperti ini menjadi sarana efektif untuk memperkuat komunikasi serta membangun kepercayaan antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Selain itu, silaturahmi juga menjadi wadah untuk menyerap aspirasi serta mempererat hubungan emosional dengan masyarakat.
Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan keharmonisan sosial serta menjaga stabilitas daerah melalui kolaborasi yang kuat.
Idul Fitri sebagai Momentum Kebersamaan
Perayaan Idul Fitri tidak hanya dimaknai sebagai hari kemenangan, tetapi juga sebagai momentum mempererat persatuan. Kegiatan silaturahmi yang dilakukan Bupati Ketapang menunjukkan pentingnya menjaga nilai kebersamaan di tengah masyarakat yang beragam.
Dengan adanya kunjungan ke berbagai pihak, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin solid, sehingga mampu mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan harmonis.